Kunci Jawaban PAI Kelas 10 Halaman 240 Aktivitas 9.3 | Nilai Keteladanan

Ilustrasi kunci jawaban PAI dan Budi Pekerti kelas 10 halaman 240 Aktivitas 9.3 tentang nilai-nilai keteladanan Umar bin Khattab

Sebelum masuk lebih jauh, penting bagi siswa dan orang tua untuk memahami di mana posisi Aktivitas 9.3 ini dalam struktur pembelajaran PAI.

Dalam Kurikulum Merdeka, materi ini berada pada fokus:

  • Dimensi Profil Pelajar Pancasila
    • Beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia
  • Capaian Pembelajaran (CP) Fase E
    • Peserta didik mampu meneladani tokoh Islam dan mengaitkannya dengan kehidupan nyata

📌 Artinya:
Jawaban yang baik tidak cukup hanya menyebutkan poin, tetapi menunjukkan pemahaman makna dan penerapan nilai.

Inilah yang membuat artikel ini lebih unggul dibanding kunci jawaban biasa.


📄 Soal

Baca dan cermatilah artikel di bawah ini, kemudian tulislah nilai nilai keteladanan yang dapat diambil dari artikel tersebut!

Wabah Penyakit

Suatu ketika Umar bin Khattab berniat melakukan kunjungan ke Syam (Suriah). Di tengah perjalanan, Umar bin Khattab mendengar kabar bahwa Syam sedang terkena wabah penyakit hingga kepanikan melanda negeri itu. Mengetahui kabar ini, Khalifah Umar bin Khattab meminta pendapat sahabat lainnya, apakah perjalanan tetap dilanjutkan atau menunda perjalanan itu.

Sebagian sahabat berpendapat untuk tetap melanjutkan rencana perjalanan tersebut demi melaksanakan perintah Allah. Sedangkan sahabat lainnya menyarankan untuk membatalkan perjalanan tersebut. Salah seorang sahabat berkata, jika Umar membatalkan perjalanan, maka ia termasuk lari dari takdir Allah. Kemudian Umar bin Khattab mengatakan, ia dan pasukannya lari dari takdir Allah yang buruk menuju takdir yang baik.

Pendapat Umar bin Khattab tersebut didukung oleh Abdurrahman bin Auf. Ia meyakinkan Umar bin Khattab untuk membatalkan perjalanan tersebut dengan dasar hadis nabi:
“apakah kalian mendengar wabah tha’un melanda suatu negeri, maka janganlah kalian memasukinya. Adapun apabila penyakit itu melanda suatu negeri sedang kalian di dalamnya, maka janganlah kalian lari keluar dari negeri itu.” (H.R. Bukhari dan Muslim).

Akhirnya Umar bin Khattab membatalkan perjalanan tersebut demi menghindari wabah penyakit.


🔑 Ringkasan Kunci Jawaban

Nilai-nilai keteladanan yang dapat diambil dari kisah “Wabah Penyakit”:

  1. Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan
  2. Ketaatan kepada ajaran Rasulullah Saw.
  3. Mengutamakan keselamatan jiwa (ḥifẓ an-nafs)
  4. Bijaksana dalam memahami takdir Allah Swt.
  5. Tidak gegabah dalam bertindak
  6. Tanggung jawab seorang pemimpin
  7. Menjunjung tinggi ilmu dan dalil
  8. Meneladani sikap ikhtiar dan pencegahan

🧠 Pembahasan Nilai Keteladanan

1️⃣ Mengutamakan Musyawarah

Jawaban:
Umar bin Khattab tidak mengambil keputusan sendiri, tetapi meminta pendapat para sahabat.

Penjelasan Akademik:
Dalam Islam, musyawarah (syūrā) adalah prinsip penting dalam pengambilan keputusan, terutama yang menyangkut kepentingan banyak orang.

Dalil Al-Qur’an:

“…dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu…” (QS. Ali Imran: 159)

📌 Makna pendidikan:
Siswa diajarkan bahwa:

  • Pendapat orang lain itu penting
  • Keputusan bersama lebih matang
  • Kepemimpinan ≠ otoriter

Kesalahan umum siswa:
❌ Menyebut musyawarah tanpa penjelasan
✅ Menjelaskan mengapa musyawarah penting


2️⃣ Ketaatan pada Ajaran Rasulullah Saw.

Jawaban:
Keputusan Umar didasarkan pada hadis Nabi Muhammad Saw.

Penjelasan Konseptual:
Walaupun Umar adalah khalifah dan sahabat besar, ia tidak mendahulukan logika pribadi di atas hadis Nabi. Ini menunjukkan bahwa:

  • Hadis adalah sumber hukum Islam
  • Pemimpin wajib tunduk pada ajaran Rasulullah

📌 Nilai karakter:
Taat, rendah hati, dan berpegang pada kebenaran.


3️⃣ Mengutamakan Keselamatan Jiwa (ḥifẓ an-nafs)

Jawaban:
Umar memilih membatalkan perjalanan demi keselamatan pasukannya.

Penjelasan Kurikulum:
Dalam maqāṣid al-syarī‘ah, menjaga jiwa merupakan tujuan utama syariat Islam. Oleh karena itu:

  • Menghindari wabah ≠ pengecut
  • Menjaga kesehatan = ibadah

📌 Relevansi kekinian:
Memakai masker, vaksinasi, dan menghindari bahaya termasuk nilai Islam.

4️⃣ Bijaksana dalam Memahami Takdir Allah Swt.

Jawaban:
Umar bin Khattab memahami bahwa menghindari wabah bukan berarti lari dari takdir Allah.

Penjelasan Konseptual (Wajib Dipahami Siswa):
Dalam kisah ini, muncul pernyataan sahabat yang menganggap membatalkan perjalanan sebagai lari dari takdir Allah. Umar menjawab dengan kalimat yang sangat mendalam:

“Kita lari dari takdir Allah yang buruk menuju takdir Allah yang baik.”

Makna pendidikan dari pernyataan tersebut adalah:

  • Takdir Allah mencakup segala usaha manusia
  • Ikhtiar dan kehati-hatian juga bagian dari takdir
  • Pasrah tanpa usaha bukan ajaran Islam

📌 Kunci pemahaman penting:
Islam tidak mengajarkan fatalisme, tetapi keseimbangan antara iman dan rasionalitas.

Jebakan soal yang sering terjadi:
❌ Menganggap menghindari bahaya berarti tidak tawakal
✅ Tawakal = usaha maksimal + doa + ridha terhadap hasil


5️⃣ Tidak Gegabah dalam Mengambil Keputusan

Jawaban:
Umar bin Khattab bersikap tenang dan tidak tergesa-gesa meskipun ia seorang khalifah.

Penjelasan Akademik:
Kekuasaan sering membuat seseorang bertindak cepat tanpa pertimbangan. Namun Umar justru:

  • Mendengar berbagai pendapat
  • Menimbang dampak jangka panjang
  • Memastikan keputusan tidak merugikan umat

📌 Nilai karakter yang ditekankan:
Kebijaksanaan, kesabaran, dan pengendalian diri.

Konteks pembelajaran:
Sikap ini relevan untuk siswa saat:

  • Mengambil keputusan pergaulan
  • Menyelesaikan konflik
  • Menghadapi tekanan lingkungan

6️⃣ Tanggung Jawab Seorang Pemimpin

Jawaban:
Umar bin Khattab menunjukkan tanggung jawab besar terhadap keselamatan rakyat dan pasukannya.

Penjelasan Kepemimpinan Islami:
Dalam Islam, pemimpin adalah penanggung jawab (amanah), bukan sekadar penguasa.

Rasulullah Saw. bersabda:

“Setiap kalian adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban.” (HR. Bukhari)

📌 Makna pendidikan:

  • Pemimpin wajib melindungi yang dipimpin
  • Keputusan harus berorientasi pada kemaslahatan bersama

7️⃣ Menjunjung Tinggi Ilmu dan Dalil

Jawaban:
Umar menerima pendapat Abdurrahman bin Auf karena didukung hadis Nabi.

Penjelasan Akademik:
Meskipun Umar memiliki kedudukan tinggi, ia:

  • Menghormati ilmu
  • Mengutamakan dalil daripada ego
  • Bersikap terbuka terhadap kebenaran

📌 Pesan penting bagi siswa:
Dalam Islam:

  • Yang diutamakan adalah kebenaran, bukan siapa yang berbicara
  • Ilmu lebih tinggi dari jabatan

8️⃣ Meneladani Sikap Ikhtiar dan Pencegahan

Jawaban:
Kisah ini mengajarkan pentingnya ikhtiar dan pencegahan terhadap bahaya.

Penjelasan Kontekstual:
Mencegah masuk ke wilayah wabah adalah bentuk:

  • Ikhtiar rasional
  • Pencegahan (preventif)
  • Kepedulian terhadap kesehatan publik

📌 Relevansi masa kini:

  • Protokol kesehatan
  • Edukasi kesehatan
  • Tanggung jawab sosial

🎯 Jebakan Soal & Tips Guru (Information Gain)

Jebakan yang sering muncul di jawaban siswa:

  1. Menyebut nilai tanpa penjelasan
  2. Menganggap takdir = pasrah total
  3. Tidak mengaitkan dengan hadis
  4. Jawaban terlalu singkat dan normatif

Tips agar jawaban bernilai tinggi:

  • Gunakan kata kerja aktif: menunjukkan, mencerminkan, mengajarkan
  • Sertakan alasan logis
  • Hubungkan dengan kehidupan sehari-hari

🧪 Latihan Soal HOTS

Soal 1

Jelaskan hubungan antara konsep takdir dan ikhtiar dalam kisah Umar bin Khattab!

Soal 2

Jika kamu menjadi pemimpin OSIS, nilai apa dari Umar bin Khattab yang paling relevan untuk diterapkan? Jelaskan alasannya!


📌 Catatan Penting untuk Orang Tua

Aktivitas seperti ini tidak bertujuan menghafal jawaban, tetapi:

  • Melatih berpikir kritis
  • Membentuk karakter
  • Menanamkan nilai Islam kontekstual

Gas. Ini BAGIAN 3.
Fokus bagian ini: FAQ SEO-ready, penguatan reflektif, motivasi belajar, dan checklist jawaban ideal versi guru supaya artikel ini unggul secara konten + stabil jangka panjang di search engine.


📘 Kunci Jawaban PAI dan Budi Pekerti Kelas 10

Halaman 240 – Aktivitas 9.3

Nilai-Nilai Keteladanan (FAQ, Refleksi & Penguatan Akhir)


❓ FAQ – Pertanyaan yang Sering Dicari Siswa & Orang Tua

Bagian ini sengaja disusun dengan gaya tanya-jawab langsung karena sangat efektif untuk:

  • Featured Snippet
  • People Also Ask (PAA)
  • Voice Search & AI Overview

❓ Apa nilai utama yang dapat diteladani dari kisah Umar bin Khattab dalam wabah penyakit?

Jawaban:
Nilai utama yang dapat diteladani adalah kebijaksanaan dalam mengambil keputusan, ketaatan pada ajaran Rasulullah Saw., dan mengutamakan keselamatan jiwa melalui ikhtiar yang benar.

📌 Penekanan Google-friendly:
Jawaban ini mencakup kepemimpinan, iman, dan rasionalitas sekaligus.


❓ Mengapa Umar bin Khattab membatalkan perjalanan ke Syam?

Jawaban:
Umar bin Khattab membatalkan perjalanan ke Syam karena wilayah tersebut sedang dilanda wabah penyakit, dan keputusan tersebut didasarkan pada hadis Nabi Muhammad Saw. tentang larangan memasuki daerah wabah.


❓ Apakah menghindari wabah berarti lari dari takdir Allah?

Jawaban:
Tidak. Menghindari wabah adalah bentuk ikhtiar yang tetap berada dalam takdir Allah, sebagaimana dijelaskan Umar bin Khattab bahwa manusia berpindah dari takdir Allah yang buruk menuju takdir Allah yang baik.


❓ Apa hubungan kisah ini dengan kehidupan modern?

Jawaban:
Kisah ini relevan dengan kondisi modern seperti pandemi, karena mengajarkan pentingnya pencegahan, kepatuhan pada ilmu, dan tanggung jawab sosial dalam menjaga keselamatan bersama.


❓ Bagaimana cara menjawab soal Aktivitas 9.3 agar nilainya maksimal?

Jawaban:
Agar mendapatkan nilai maksimal, siswa harus:

  • Menyebutkan nilai keteladanan
  • Menjelaskan alasan atau maknanya
  • Mengaitkan dengan sikap Umar bin Khattab
  • Menggunakan bahasa sendiri yang jelas dan logis

🧾 Checklist Jawaban Ideal (Versi Guru)

Gunakan checklist ini untuk mengoreksi jawaban sendiri sebelum dikumpulkan:

✅ Menyebut lebih dari 3 nilai keteladanan
✅ Setiap nilai disertai penjelasan singkat
✅ Ada rujukan pada sikap Umar bin Khattab
✅ Tidak sekadar menyalin contoh jawaban
✅ Bahasa sopan, runtut, dan mudah dipahami

📌 Catatan penilaian:
Guru PAI umumnya memberi nilai tinggi pada jawaban yang:

  • Menunjukkan pemahaman
  • Bukan hafalan mentah
  • Relevan dengan kehidupan nyata

🧠 Refleksi Pembelajaran (Penguatan Karakter)

Dari kisah Wabah Penyakit, siswa seharusnya menyadari bahwa:

  • Iman tidak bertentangan dengan akal
  • Pemimpin sejati melindungi, bukan memaksakan
  • Agama Islam sangat menjunjung keselamatan dan ilmu

Nilai-nilai ini bukan hanya untuk tokoh besar seperti Umar bin Khattab, tetapi bisa dan harus diterapkan oleh pelajar dalam kehidupan sehari-hari.


🌱 Contoh Penerapan Nilai dalam Kehidupan Siswa

  • Bermusyawarah saat memilih ketua kelas
  • Tidak memaksakan kehendak pada teman
  • Menghindari perilaku berisiko
  • Patuh pada aturan sekolah demi keselamatan bersama
  • Menghargai pendapat yang disertai alasan kuat

📌 Ini penting karena Kurikulum Merdeka menilai sikap, bukan hanya jawaban tertulis.


🎓 Kesimpulan Akhir

Kisah Umar bin Khattab dalam peristiwa wabah penyakit mengajarkan bahwa keteladanan sejati lahir dari kebijaksanaan, ilmu, dan keimanan yang seimbang.
Keputusan membatalkan perjalanan bukan tanda kelemahan, melainkan bukti kepemimpinan yang bertanggung jawab dan berpikir jauh ke depan.

✨ Dengan memahami nilai-nilai ini, siswa tidak hanya siap menjawab soal, tetapi juga siap menjadi pribadi berakhlak mulia.


🚀 Penutup

Teruslah belajar bukan hanya untuk nilai, tetapi untuk membentuk cara berpikir dan bersikap.
Ingat, jawaban boleh sama, tetapi pemahaman harus milik sendiri.

💬 Disclaimer: Kami di fokus.co.id berkomitmen pada asas keadilan dan keberimbangan dalam setiap pemberitaan. Jika Anda menemukan konten yang tidak akurat, merugikan, atau perlu diluruskan, Anda berhak mengajukan Hak Jawab sesuai UU Pers dan Pedoman Media Siber. Silakan isi formulir di halaman ini atau kirim email ke redaksi@fokus.co.id.