Pemkab Serang Luncurkan SIBOSS, Bupati Minta Respons Cepat

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah

Ringkasan Eksekutif (Key Takeaways)

  • Instruksi Utama: Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mewajibkan seluruh OPD menetapkan dan mengeksekusi program prioritas (quick wins) dalam 100 hari pertama tahun 2026.
  • Sektor Prioritas: Infrastruktur, kesehatan, pendidikan, pelayanan perizinan, dan pertumbuhan ekonomi.
  • Arahan Strategis: Mengubah pola kerja dari pasif menjadi responsif; proses pengadaan barang/jasa mendesak wajib dilaksanakan mulai Januari.
  • Mekanisme Kontrol: Penanganan isu kompleks (stunting & sampah) wajib lintas sektoral. Capaian kinerja dipantau via dashboard dan berdampak langsung pada penilaian karier pejabat.

SERANG | FOKUS.CO.ID – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menginstruksikan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk segera menetapkan program prioritas atau quick wins. Program ini ditargetkan memberikan dampak langsung kepada masyarakat dalam kurun waktu 100 hari kerja pertama tahun 2026.

Instruksi tegas tersebut disampaikan Bupati saat memimpin rapat dinas yang dirangkaikan dengan penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun Anggaran 2026 dan peluncuran aplikasi SIBOSS di Aula Tb Suwandi, Pemkab Serang, Banten, Selasa (13/1/2026).

"Saya minta semuanya aktif, tetapkan quick wins, baik di sektor infrastruktur, kesehatan, pendidikan, pelayanan perizinan, maupun pertumbuhan ekonomi," ujar Ratu Rachmatuzakiyah.

Larang Pola Kerja Menunggu

Bupati yang akrab disapa Zakiyah ini menegaskan bahwa tahun 2026 adalah momentum krusial untuk optimalisasi program. Ia mewanti-wanti jajarannya agar meninggalkan pola kerja pasif atau sekadar menunggu arahan pimpinan, khususnya dalam situasi yang menuntut respons cepat.

"Masyarakat membutuhkan kerja cepat, sigap, dan reaktif terhadap segala persoalan yang terjadi. Jangan ada yang terjebak urusan administrasi awal tahun, sehingga menunda pelayanan publik," katanya menegaskan.

Guna memastikan instruksi ini berjalan efektif, Zakiyah meminta pejabat eselon III untuk melakukan bedah anggaran secara mendalam. Ia menekankan agar proses pengadaan barang dan jasa yang bersifat mendesak segera dieksekusi pada bulan Januari. Langkah ini diambil untuk mencegah penumpukan pekerjaan di akhir tahun anggaran.

Singkirkan Ego Sektoral

Terkait isu kompleks seperti penanganan stunting dan pengelolaan sampah, Bupati Serang meminta agar ego sektoral dikesampingkan sepenuhnya. Kolaborasi lintas OPD dinilai sebagai kunci utama, mengingat masalah tersebut tidak dapat diselesaikan secara parsial.

"Bentuk tim percepatan strategis dengan jangka waktu pelaksanaan yang cepat, tepat, dan konkret," instruksinya.

Sebagai bentuk pengawasan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang akan menyiapkan dashboard evaluasi khusus untuk memantau capaian kinerja 100 hari tersebut. Zakiyah menegaskan bahwa hasil evaluasi ini akan menjadi indikator utama dalam penilaian kinerja pejabat serta penentuan kebijakan pola karier di lingkungan Pemkab Serang.

Saat ini, seluruh OPD di lingkungan Pemkab Serang telah menerima DPA Tahun Anggaran 2026 dan diwajibkan segera menyusun langkah teknis pelaksanaan program sesuai arahan Bupati.

💬 Disclaimer: Kami di fokus.co.id berkomitmen pada asas keadilan dan keberimbangan dalam setiap pemberitaan. Jika Anda menemukan konten yang tidak akurat, merugikan, atau perlu diluruskan, Anda berhak mengajukan Hak Jawab sesuai UU Pers dan Pedoman Media Siber. Silakan isi formulir di halaman ini atau kirim email ke redaksi@fokus.co.id.