Ratusan Rumah Terendam, BPBD Lebak Kirim Logistik Bencana

Gambar Ilustrasi Ratusan Rumah Terendam, BPBD Lebak Kirim Logistik Bencana
FOKUS LEBAK — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, mendistribusikan bantuan logistik kepada warga yang terdampak bencana banjir dan longsor akibat curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir.
Kepala BPBD Kabupaten Lebak, Sukanta, mengatakan bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Kita berharap bantuan logistik itu guna meringankan beban mereka dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari," kata Sukanta di Lebak, Selasa.
Logistik Disalurkan ke Tiga Kecamatan
Bantuan logistik yang disalurkan meliputi beras, aneka makanan, lauk pauk, minyak goreng, serta kebutuhan pokok lainnya. Distribusi dilakukan di tiga kecamatan yang mengalami dampak bencana paling parah.
Petugas BPBD menyalurkan logistik ke Kecamatan Bayah yang terdampak longsor, serta Kecamatan Rangkasbitung dan Kecamatan Banjarsari yang dilanda banjir.
Di Kecamatan Banjarsari, tercatat hingga 458 rumah terendam banjir dan sebagian wilayah masih dalam kondisi terisolasi.
"Penyaluran logistik berjalan hingga ke kantor desa setempat," ujar Sukanta.
Stok Logistik Mulai Menipis
Sukanta mengungkapkan bahwa stok logistik yang tersedia di gudang BPBD Kabupaten Lebak saat ini mulai menipis dan diperkirakan hanya mencukupi kebutuhan hingga Februari 2026.
Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, BPBD Lebak melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial dan Dinas Ketahanan Pangan guna memastikan kelancaran penyaluran bantuan logistik ke wilayah terdampak.
Langkah itu dilakukan mengingat potensi bencana alam masih terbuka, seiring prakiraan curah hujan tinggi berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hingga Februari 2026.
"Kami sekarang mendistribusikan logistik itu bagi warga korban bencana alam yang masuk kategori parah," kata Sukanta.
Warga Terbantu Bantuan Logistik
Sementara itu, Nawawi, warga terdampak banjir di Kecamatan Banjarsari, mengaku terbantu dengan adanya bantuan logistik dari BPBD.
"Kami musibah bencana banjir itu tak menyelamatkan beras sekitar 25 kilogram terendam banjir," kata Nawawi.
Bantuan tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi keluarga yang terdampak banjir.
Status Terkini
Hingga Selasa, BPBD Kabupaten Lebak masih terus melakukan pendistribusian logistik ke wilayah terdampak sambil memantau perkembangan kondisi banjir dan longsor di sejumlah kecamatan.