Bank Banten dan Masjid Ats-Tsauroh Perkuat Sinergi Sosial dan Keagamaan

Bank Banten dan Masjid Ats-Tsauroh Perkuat Sinergi Sosial dan Keagamaan

FOKUS BANTEN - Di sebuah ruang audiensi di Grha Bank Banten, Jalan Veteran, Kota Serang, perbincangan mengalir tenang pada Rabu, 14 Januari 2025. PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk menerima kunjungan pengurus Dewan Kemakmuran Masjid Ats-Tsauroh, membicarakan sinergi yang lebih dari sekadar administrasi.

Audiensi itu dihadiri jajaran pimpinan Bank Banten, mulai dari Direktur Utama Muhammad Busthami, Direktur Kepatuhan Eko Virgianto, hingga Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan dan Hukum Ferdy Ardian. Dari sisi masjid, Ketua DKM H. Khaeroni bersama pengurus inti turut hadir membawa agenda dan harapan.

Muhammad Busthami menyambut pertemuan tersebut dengan nada apresiatif. Ia menegaskan komitmen Bank Banten dalam mendukung kegiatan keagamaan dan sosial yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat, terutama yang berpusat di masjid.

“Bank Banten selalu berkomitmen mendukung kegiatan keagamaan dan sosial demi kemaslahatan umat, termasuk yang dilaksanakan di Masjid Ats-Tsauroh,” ujar Busthami. Baginya, perbankan daerah bukan hanya soal angka, tetapi juga soal keberpihakan sosial.

Dari pihak masjid, H. Khaeroni menyampaikan terima kasih atas dukungan yang selama ini diterima Masjid Agung Ats-Tsauroh. Ia berharap Bank Banten terus tumbuh menjadi bank kebanggaan masyarakat, seperti pohon yang akarnya ditopang tanah tempat ia berdiri.

“Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan membesarkan Bank Banten,” kata Khaeroni. Ucapan itu terdengar sederhana, namun mengandung pesan gotong royong yang akrab dalam keseharian masyarakat Banten.

Rencana Program Ramadan dan Kerja Sama Keuangan

Dalam pertemuan tersebut, DKM Masjid Ats-Tsauroh memaparkan sejumlah program kerja, terutama menjelang Ramadan. Agenda itu mencakup bazar Ramadan, tausiyah, serta pengajian rutin yang digelar harian, mingguan, dan bulanan.

DKM juga berencana membuka rekening Bank Banten bagi seluruh pengurus dan pegawai masjid, termasuk petugas kebersihan dan pegawai honorer. Sekitar 100 orang direncanakan masuk dalam sistem penggajian terpadu melalui Bank Banten.

Langkah itu diharapkan memudahkan pengelolaan keuangan sekaligus memperkuat hubungan kelembagaan. Dari ruang audiensi itulah, sinergi perlahan dirajut, dengan harapan memberi dampak sosial yang lebih luas di Banten.

💬 Disclaimer: Kami di fokus.co.id berkomitmen pada asas keadilan dan keberimbangan dalam setiap pemberitaan. Jika Anda menemukan konten yang tidak akurat, merugikan, atau perlu diluruskan, Anda berhak mengajukan Hak Jawab sesuai UU Pers dan Pedoman Media Siber. Silakan isi formulir di halaman ini atau kirim email ke redaksi@fokus.co.id.