Tiga Pelabuhan Cilegon Siap Beroperasi Saat Lebaran, Kapal Ditambah hingga 57 Unit

Ringkasan Cepat
- Tiga pelabuhan di Cilegon kembali beroperasi untuk Lebaran 2026.
- Total 57 kapal disiapkan di Pelabuhan Merak.
- Ciwandan fokus layani roda dua dan golongan 5B-6B.
- BBJ layani kendaraan besar golongan 7-9.
- Pelabuhan alternatif disiapkan jika terjadi kepadatan ekstrem.
Berita Utama
FOKUS CILEGON - Tiga pelabuhan di wilayah hukum Polres Cilegon dipastikan kembali dioperasikan untuk angkutan Lebaran 2026. Ketiganya yakni Pelabuhan Merak, Pelabuhan Ciwandan, dan Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ).
Kebijakan itu disampaikan Direktur Lalu Lintas Jalan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Rudi Irawan, saat meninjau Pelabuhan Merak, Kamis (26/2/2026). Pemerintah mengklaim seluruh persiapan dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan pemudik yang saban tahun tak pernah benar-benar sepi.
Rudi menjelaskan, masing-masing pelabuhan telah menyiapkan kapal yang dinyatakan laik operasi. Jumlahnya tidak sedikit.
“Pelabuhan Merak disiapkan 57 kapal. Pelabuhan Ciwandan 12 kapal ditambah satu kapal cadangan. Sementara Pelabuhan BBJ total 14 kapal,” ujarnya dalam konferensi pers.
Pada musim mudik tahun ini, Pelabuhan Ciwandan kembali difungsikan untuk melayani penyeberangan menuju Sumatera. Fokusnya kendaraan roda dua serta kendaraan golongan 5B dan 6B melalui area Wika Beton dan PT Sumur Makmur Abadi (SMA).
Sementara kendaraan golongan 7, 8, dan 9 akan dialihkan ke Pelabuhan BBJ. Skema ini diharapkan bisa mengurai kepadatan yang kerap menjadi pemandangan rutin tiap Lebaran.
“Total kapal di BBJ kami siapkan 14 unit. Sebelumnya hanya enam kapal, kini ditambah empat kapal dari Samarinda dan empat kapal tambahan lainnya,” kata Rudi.
Tak hanya tiga pelabuhan utama, pemerintah juga menyiapkan opsi darurat. Jika kepadatan ekstrem terjadi saat puncak arus, satu pelabuhan tambahan akan dioperasikan.
“Disiapkan satu pelabuhan tambahan, yakni Krakatau Bandar Samudera milik Krakatau Steel, dengan dua kapal yang siap dioperasikan,” ungkapnya.
Pemerintah berharap kapasitas ruang muat yang disiapkan mampu mengangkut seluruh kendaraan pemudik tanpa hambatan berarti. “Pemerintah menyiapkan ini untuk memastikan kapasitas ruang muat mampu mengangkut seluruh kendaraan pada angkutan Lebaran 2026,” pungkasnya.
Selebihnya, publik tentu berharap skema dan jumlah kapal di atas tak sekadar rapi di atas kertas, tetapi benar-benar terasa di dermaga saat antrean mulai mengular.