Guru Sekolah Rakyat Kini Wajib Laporan Harian, Gus Ipul: Dampaknya Harus Terukur

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul

Ringkasan Cepat

  • Mensos Gus Ipul gelar pelatihan SKP di Kabupaten Tangerang.
  • Guru Sekolah Rakyat wajib buat laporan kinerja harian.
  • 300 guru ikut tahap awal dari total 2.000 guru di 166 titik.
  • Kinerja dipantau daring dan dievaluasi berkala.

Berita Utama

FOKUS PENDIDIKAN - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memperketat sistem kerja guru Sekolah Rakyat dengan mewajibkan penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) dan laporan harian berbasis daring.

Kebijakan itu disampaikan saat pelatihan bagi kepala sekolah dan guru berstatus ASN, PNS, serta PPPK di Kabupaten Tangerang, Kamis (26/2/2026).

“Ini bagian dari membangun budaya kerja dan integritas. Profesional itu artinya bekerja dengan baik, diawasi atau tidak diawasi tetap menjalankan tugasnya secara maksimal,” kata Gus Ipul.

Setiap guru diminta melaporkan perkembangan siswa setiap hari. Tim evaluator akan menilai laporan tersebut untuk mengukur efektivitas pembelajaran.

Dari lebih 2.000 guru Sekolah Rakyat yang tersebar di 166 titik di seluruh Indonesia, sebanyak 300 guru mengikuti pelatihan tahap pertama.

Kementerian Sosial menilai sistem ini penting untuk memastikan program berjalan sesuai target, bukan sekadar formalitas administrasi.

Melalui SKP, guru dan kepala sekolah harus menyusun rencana kerja, target tahunan, hingga ekspektasi capaian yang terukur. Artinya, performa tak lagi cukup dinilai dari rutinitas, tetapi dari hasil yang bisa dihitung.

Gus Ipul menegaskan para guru telah melewati seleksi ketat bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dan kementerian terkait lainnya.

Mereka memiliki kualifikasi setara guru sekolah negeri dan swasta, serta wajib menuntaskan Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Sekolah Rakyat menerapkan sistem boarding school dengan penguatan karakter dalam keseharian siswa, menyerupai pembinaan ala pesantren.

“Kita ingin dampaknya bisa diukur. Jadi bukan hanya menjalankan program, tetapi memastikan hasilnya benar-benar dirasakan siswa dan masyarakat,” ujarnya.

Dengan sistem pelaporan daring, pimpinan dapat memantau kinerja secara real time. Di tengah tuntutan transparansi, laporan harian tampaknya menjadi instrumen baru untuk memastikan komitmen tidak berhenti di ruang kelas.

💬 Disclaimer: Kami di fokus.co.id berkomitmen pada asas keadilan dan keberimbangan dalam setiap pemberitaan. Jika Anda menemukan konten yang tidak akurat, merugikan, atau perlu diluruskan, Anda berhak mengajukan Hak Jawab sesuai UU Pers dan Pedoman Media Siber. Silakan isi formulir di halaman ini atau kirim email ke redaksi@fokus.co.id.