Apakah Santet Itu Ada Menurut Islam? Penjelasan Lengkap Berdasarkan Dalil

Apakah santet itu ada menurut Islam merupakan pertanyaan yang sering muncul di tengah masyarakat, terutama ketika seseorang mengalami sakit misterius, konflik berkepanjangan, atau peristiwa yang sulit dijelaskan secara logika. Topik ini kerap menimbulkan perdebatan karena berada di antara keyakinan agama, budaya lokal, dan pemahaman rasional. Artikel ini akan membahas secara mendalam dan komprehensif bagaimana Islam memandang santet, dengan merujuk langsung pada Al-Qur’an, hadis Nabi Muhammad SAW, serta pandangan para ulama.
Pengertian Santet dalam Kehidupan Masyarakat
Santet dalam pemahaman umum di Indonesia sering diartikan sebagai upaya menyakiti orang lain menggunakan kekuatan gaib, biasanya melalui bantuan makhluk halus seperti jin atau setan. Istilah ini tidak disebutkan secara eksplisit dalam Al-Qur’an, namun dalam Islam dikenal dengan istilah sihir.
Dalam konteks Islam, sihir mencakup:
- Perbuatan yang melibatkan persekutuan dengan jin
- Upaya memengaruhi fisik, pikiran, atau perasaan seseorang dengan cara batil
- Praktik yang bertentangan dengan tauhid
Apakah Santet Itu Ada Menurut Islam?
Jawaban singkatnya: ya, Islam mengakui adanya sihir, namun dengan pemahaman yang sangat tegas dan terukur.
Dalil Al-Qur’an tentang Sihir
Al-Qur’an secara jelas menyebutkan keberadaan sihir, salah satunya dalam:
“Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh setan-setan pada masa kerajaan Sulaiman. Sulaiman tidak kafir, tetapi setan-setan itulah yang kafir; mereka mengajarkan sihir...”
(QS. Al-Baqarah: 102)
Ayat ini menegaskan bahwa:
- Sihir itu nyata dan pernah dipraktikkan
- Sihir berasal dari ajaran setan
- Mempelajari dan mengajarkan sihir adalah perbuatan kufur
Dengan demikian, ketika ditanya apakah santet itu ada menurut Islam, jawabannya adalah ada dalam bentuk sihir, namun bukan berarti memiliki kekuatan mutlak.
Pandangan Hadis Nabi tentang Sihir
Rasulullah SAW juga menegaskan bahaya sihir dalam beberapa hadis, di antaranya:
“Jauhilah tujuh dosa besar.” Para sahabat bertanya, “Apa saja itu wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Syirik kepada Allah, sihir...”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Dari hadis ini dapat dipahami bahwa:
- Sihir termasuk dosa besar
- Dampaknya sangat merusak akidah dan kehidupan sosial
- Islam memerintahkan umatnya untuk menjauhi segala bentuk sihir
Bagaimana Cara Kerja Santet Menurut Islam
Dalam pandangan Islam, santet atau sihir tidak bekerja secara mandiri. Semua yang terjadi tetap berada dalam izin Allah SWT.
Al-Qur’an menegaskan:
“Mereka tidak akan dapat mencelakakan seseorang dengan sihirnya kecuali dengan izin Allah.”
(QS. Al-Baqarah: 102)
Artinya:
- Santet bukan kekuatan absolut
- Tidak semua gangguan berasal dari sihir
- Keimanan dan perlindungan Allah menjadi faktor utama
Sikap Islam terhadap Orang yang Mengaku Disantet
Islam mengajarkan umatnya untuk bersikap hati-hati dan tidak mudah berprasangka. Tidak semua penyakit, musibah, atau masalah hidup disebabkan oleh santet.
Sikap yang dianjurkan:
- Tidak menuduh orang lain tanpa bukti
- Tidak mendatangi dukun atau paranormal
- Mengutamakan ikhtiar medis dan doa
Cara Melindungi Diri dari Santet Menurut Islam
Islam memberikan panduan yang jelas dan aman untuk perlindungan diri:
Amalan yang Dianjurkan
- Membaca Ayat Kursi secara rutin
- Membaca Surah Al-Falaq dan An-Nas
- Memperbanyak dzikir dan doa
- Menjaga shalat lima waktu
Prinsip Utama
- Memperkuat tauhid
- Bertawakal kepada Allah
- Menjauhi praktik syirik
Kesalahan Umum dalam Memahami Santet
Beberapa kesalahan yang sering terjadi di masyarakat:
- Mengaitkan semua musibah dengan santet
- Takut berlebihan hingga mengganggu akal sehat
- Lebih percaya dukun daripada doa dan usaha
Islam justru menekankan keseimbangan antara iman dan rasionalitas.
Kesimpulan
Apakah santet itu ada menurut Islam? Jawabannya, Islam mengakui keberadaan sihir, namun menegaskan bahwa tidak ada kekuatan apa pun yang dapat mencelakakan manusia tanpa izin Allah SWT. Islam melarang keras praktik santet, menggolongkannya sebagai dosa besar, dan mengajarkan umatnya untuk menghadapi gangguan dengan iman, doa, dan ikhtiar yang benar.
Sebagai Muslim, penting untuk memperkuat akidah, tidak mudah percaya pada tuduhan santet, serta menjadikan Al-Qur’an dan sunnah sebagai pedoman utama. Jika Anda memiliki pandangan atau pengalaman terkait topik ini, silakan berikan komentar secara bijak dan diskusikan dengan sudut pandang yang sehat.
FAQ: Apakah Santet Itu Ada Menurut Islam
1. Apakah santet itu ada menurut Islam?
Ya, Islam mengakui adanya sihir, yang dalam masyarakat sering disebut santet. Keberadaan sihir disebutkan secara jelas dalam Al-Qur’an dan hadis, namun kekuatannya tidak mutlak dan hanya terjadi atas izin Allah SWT.
2. Apakah santet bisa benar-benar mencelakakan seseorang?
Dalam Islam dijelaskan bahwa santet atau sihir tidak dapat mencelakakan siapa pun tanpa izin Allah. Karena itu, seorang Muslim tidak boleh takut berlebihan dan tetap bertawakal kepada Allah.
3. Apa hukum melakukan santet menurut Islam?
Melakukan santet atau sihir hukumnya haram dan termasuk dosa besar. Dalam hadis, sihir disebut sebagai salah satu dari tujuh dosa besar yang wajib dijauhi.
4. Bagaimana cara melindungi diri dari santet menurut Islam?
Cara perlindungan yang diajarkan Islam antara lain memperkuat tauhid, menjaga shalat, membaca Ayat Kursi, Surah Al-Falaq dan An-Nas, serta memperbanyak dzikir dan doa.
5. Apakah semua musibah atau penyakit disebabkan oleh santet?
Tidak. Islam melarang berprasangka tanpa dasar. Tidak semua masalah hidup, penyakit, atau kesulitan disebabkan oleh santet. Islam menganjurkan ikhtiar medis dan spiritual secara seimbang.