Potret Miris Sekolah di Mancak, Belajar di Tengah Bangunan Rusak

FOKUS SERANG - Kondisi memprihatinkan membayangi dunia pendidikan di Kabupaten Serang. Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al Khairiyah di Kampung Tanjung, Desa Angsana, Kecamatan Mancak mengalami kerusakan fisik parah, namun kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung di tengah keterbatasan.
Intinya:
- MI Al Khairiyah Mancak mengalami kerusakan bangunan cukup parah
- Ruang kelas tidak layak, jendela tanpa kaca dan plafon rusak
- Siswa tetap belajar meski kondisi terbatas
- Sekolah berharap perhatian dan bantuan pemerintah
Kondisi Sekolah Memprihatinkan

Sejumlah ruang kelas di MI Al Khairiyah terlihat tidak layak digunakan sebagai tempat belajar. Jendela tanpa kaca membuat ruangan terbuka terhadap angin dan hujan.
Selain itu, plafon yang rusak bahkan sebagian hilang semakin memperburuk kondisi bangunan. Situasi tersebut menciptakan suasana belajar yang kurang nyaman dan berisiko bagi keselamatan siswa.
Belajar Tetap Berjalan di Tengah Keterbatasan
Meski kondisi sekolah jauh dari kata ideal, kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung. Para siswa dan guru tetap menunjukkan semangat untuk menjalankan proses pendidikan.
Keterbatasan fasilitas tidak menghentikan aktivitas belajar, meskipun berbagai kendala terus dihadapi setiap hari.
Kepala Sekolah Harapkan Perhatian Pemerintah
Kepala sekolah, Maksum, mengungkapkan bahwa kondisi tersebut telah berlangsung cukup lama tanpa adanya bantuan perbaikan dari pihak terkait.
Ia mengaku telah berupaya mencari solusi, namun hingga kini belum mendapatkan akses bantuan yang jelas.
“Kami tetap berusaha menjalankan kegiatan belajar mengajar semaksimal mungkin, meskipun dengan kondisi seadanya. Anak-anak tetap semangat, tapi tentu kami sangat berharap ada perhatian dari pemerintah,” ujarnya.
Menurut Maksum, keterbatasan sarana dan prasarana tidak hanya berdampak pada kenyamanan, tetapi juga berpotensi memengaruhi kualitas pembelajaran siswa.
Kondisi semakin sulit saat musim hujan, di mana air kerap masuk ke dalam ruang kelas dan mengganggu aktivitas belajar.
Harapan Perbaikan Segera
Pihak sekolah berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk melakukan peninjauan langsung serta memberikan bantuan renovasi.
Langkah tersebut dinilai penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan layak bagi siswa.
Kondisi ini menjadi gambaran bahwa pemerataan pembangunan di sektor pendidikan masih perlu ditingkatkan, khususnya di wilayah pedesaan.
Penulis: Fuad Hasan
Editor: Ibrahim