Penataan Pasar Blok F Cilegon, Lapak di Drainase Dibongkar
![]() |
| Tim Penataan Pasar Blok F Kota Cilegon meninjau kawasan pasar saat proses pembongkaran lapak pedagang yang berdiri di atas drainase untuk mengoptimalkan saluran air dan menata lingkungan pasar. |
FOKUS CILEGON - Pemerintah Kota Cilegon mulai membongkar lapak pedagang yang berdiri di atas drainase di kawasan Pasar Blok F, Kamis 4 Juni 2026.
Intinya:
- Pemkot Cilegon menertibkan lapak pedagang yang berdiri di atas drainase Pasar Blok F.
- Sebanyak 29 pedagang telah disiapkan tempat baru di dalam area pasar.
- Penataan dilakukan untuk mengoptimalkan fungsi drainase dan menciptakan lingkungan pasar yang lebih tertib.
Pembongkaran dilakukan oleh Tim Penataan Pasar Blok F yang melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Cilegon.
Tim tersebut terdiri dari Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Satpol PP, serta Dinas Lingkungan Hidup.
Lapak di Atas Drainase Ditertibkan
Asisten Daerah II Setda Kota Cilegon, Dana Sujaksani, mengatakan penataan difokuskan pada pedagang yang berjualan di atas drainase di sekeliling Pasar Blok F.
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk mengembalikan fungsi drainase sebagai saluran air sekaligus mendukung penataan kawasan pasar.
“Hari ini tim penataan Pasar Blok F yang di dalamnya ada Kadis PU, Kadis Perkim, Satpol PP dan Dinas Lingkungan Hidup bersama-sama menata pedagang yang berada di atas drainase di sekeliling Pasar Blok F,” katanya.
Tujuh Pedagang Belum Membongkar Lapak
Pemerintah sebelumnya telah menyampaikan surat pemberitahuan kepada para pedagang sebanyak tiga kali sebelum penertiban dilakukan.
Dari total 29 pedagang yang mendapatkan pemberitahuan, masih terdapat tujuh pedagang yang belum membongkar lapaknya hingga batas waktu yang ditentukan.
“Kita sudah sampaikan surat tiga kali kepada para pedagang yang jumlahnya 29 orang. Hari ini batas terakhir. Harapan kami mereka membongkar sendiri, tetapi masih ada tujuh pedagang yang belum membongkar,” ujarnya.
Karena itu, tim penataan turun langsung membantu proses pembongkaran lapak yang masih berdiri di atas drainase.
“Oleh karena itu tim penataan membantu membongkar pedagang yang masih ada di atas drainase,” tuturnya.
Lingkungan Pasar Ikut Ditata
Selain menertibkan lapak, pemerintah juga melakukan penataan lingkungan di sekitar Pasar Blok F.
Sejumlah pohon yang dinilai semrawut dan berdekatan dengan jaringan kabel PLN maupun Telkom dipangkas untuk mengurangi potensi bahaya bagi pengunjung pasar.
“Kita juga memangkas pohon di sekitar pasar yang sudah semrawut dengan kabel PLN dan Telkom. Jangan sampai membahayakan pejalan kaki di Pasar Blok F,” katanya.
Pedagang Disiapkan Tempat di Dalam Pasar
Pemerintah Kota Cilegon memastikan seluruh pedagang yang sebelumnya berada di luar area pasar telah disiapkan tempat relokasi di dalam Pasar Blok F.
Sebanyak 29 ruang usaha atau space telah disediakan agar para pedagang tetap dapat berjualan di lokasi yang telah ditentukan.
“Kita prinsipnya menempatkan sesuai porsinya. Kalau pedagang ya di dalam, di tempat yang sudah disediakan. Kita sudah menyiapkan 29 space untuk pedagang yang berada di luar,” jelasnya.
Pemerintah juga menegaskan akan melakukan pengawasan agar lapak yang sudah dibongkar tidak kembali berdiri di atas drainase.
“Ini akan kita pantau terus. Jangan sampai ada pedagang yang kemudian kembali lagi ke atas drainase. Kita siapkan tempat di dalam bersama pedagang lain, jadi tidak ada tebang pilih,” tegasnya.
Dampak bagi Kawasan Pasar Blok F
Penataan ini diharapkan membuat kawasan Pasar Blok F menjadi lebih tertib, aman, dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.
Selain itu, fungsi drainase dapat berjalan optimal sehingga membantu mengurangi risiko genangan air dan banjir di kawasan pasar saat hujan turun.
Penulis: Fuad Hasan
Editor: Ibrahim

Posting Komentar