Pendaki Banten Bentangkan Bendera 10 Meter di Prakasak

FOKUS PANDEGLANG - Komunitas Pendaki Banten membentangkan bendera Merah Putih sepanjang 10 meter di Puncak Gunung Prakasak dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2026.
Intinya:
- Bendera Merah Putih sepanjang 10 meter dibentangkan di Puncak Gunung Prakasak.
- Kegiatan melibatkan komunitas pendaki, Disparbud Pandeglang, dan berbagai media partner.
- Agenda bertujuan menanamkan nasionalisme sekaligus kepedulian terhadap lingkungan.
Kegiatan bertajuk Fun Tektok-Ceremony, One Day Trip tersebut mengusung tema Eco Nasionalism "Merawat Tanah Air, Merawat Indonesia".
Pendakian dimulai dari Base Camp Cisuar, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang menuju Puncak Gunung Prakasak yang berada di Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang.
Peserta merupakan gabungan dari Pendaki Cantik, Pendaki Banten, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pandeglang, Montenesia Banten, komunitas pencinta alam, serta media partner.
Nasionalisme dan Kepedulian Lingkungan Jadi Fokus
Kegiatan ini digelar untuk menanamkan semangat nasionalisme kepada kalangan pencinta alam, khususnya generasi muda yang aktif melakukan pendakian gunung di Provinsi Banten.
Penanggungjawab kegiatan, Adit, mengatakan mayoritas peserta berasal dari generasi Z dan Alfa sehingga rangkaian acara diawali dengan upacara bendera di Base Camp Cisuar.
"Yang mayoritas merupakan generasi Z dan Alfa. Sehingga kegiatan kita mulai dengan upacara bendera di BC (base camp-red) Cisuar," katanya, Senin, 1 Juni 2026.
Setelah upacara, peserta melanjutkan pendakian dengan konsep ramah lingkungan hingga mencapai puncak Gunung Prakasak untuk membentangkan bendera raksasa.
"Dengan acara dikemas fun, agar para pendaki tetap bisa menikmati keseruan pendakian," katanya.
Disparbud Pandeglang Dorong Edukasi Pendaki Muda
Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (PSDP dan Ekraf) Disparbud Kabupaten Pandeglang, Mia Maulani Rizki, menilai minat generasi muda terhadap aktivitas pendakian terus meningkat.
Menurutnya, tingginya animo tersebut perlu diimbangi dengan edukasi mengenai pelestarian lingkungan dan kecintaan terhadap tanah air.
"Untuk itu, harus dibekali pengetahuan tentang pelestarian alam dan ditanamkan rasa cinta tanah air. Agar mereka mau merawat dan menjaga alam sebagai pengejawantahan dari rasa cinta tanah air," katanya.
Diharapkan Menjadi Program Berkelanjutan
Disparbud Pandeglang berharap kegiatan serupa tidak berhenti sebagai agenda peringatan semata, tetapi berkembang menjadi program berkelanjutan yang melibatkan komunitas pendaki dan berbagai elemen masyarakat di Banten.
Kolaborasi antara komunitas, pemerintah daerah, dan masyarakat dinilai penting untuk menjaga kawasan pegunungan serta destinasi wisata alam agar tetap lestari.
"Alam ini tidak bisa dijaga oleh beberapa pihak. Tapi harus dijaga secara bersama agar tetap lestari dan bisa dinikmati generasi selanjutnya," katanya.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat promosi wisata alam Banten, khususnya kawasan Gunung Prakasak yang berada di wilayah Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang dan menjadi salah satu tujuan pendakian yang mulai dikenal oleh kalangan pencinta alam.
Penulis: Fuad Hasan
Editor: Ibrahim
Posting Komentar