Ledakan PT MCCI Cilegon Dikritik DPRD
![]() |
| Ketua Komisi IV DPRD Kota Cilegon Muhammad Saeful Basri menyoroti lambatnya respons PT MCCI setelah insiden ledakan pipa uap yang berdampak ke warga Gerem dan Merak. |
FOKUS CILEGON - DPRD Kota Cilegon menyoroti lambatnya respons PT Merak Chemical Indonesia usai ledakan pipa uap di kawasan industri Merak.
Intinya:
- DPRD menilai PT MCCI lambat memberi informasi ke warga.
- Ledakan disebut menimbulkan bau menyengat hingga permukiman.
- Warga Gerem dan Merak disebut mengetahui informasi dari luar.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Cilegon Muhammad Saeful Basri menyoroti lambatnya respons pihak PT Merak Chemical Indonesia (MCCI) pasca insiden ledakan pipa uap pada Senin 25 Mei 2026.
Menurutnya, insiden di kawasan industri Merak tersebut bukan pertama kali terjadi dan sempat menimbulkan keresahan warga sekitar.
Ledakan Disebut Pernah Terjadi Sebelumnya
Saeful menyebut sekitar tiga tahun lalu juga pernah terjadi insiden serupa di area yang berdekatan dengan kawasan Pertamina.
“Belum lama sekitar tiga tahun pernah kejadian juga kalau tidak salah, di area yang dekat Pertamina,” ujarnya kepada Radar Banten.
Kawasan industri di Merak dan Gerem memang menjadi salah satu titik aktivitas industri padat di Kota Cilegon. Kondisi itu membuat warga sekitar cukup sensitif terhadap insiden yang berpotensi berdampak ke lingkungan.
DPRD Soroti Minimnya Komunikasi ke Warga
Saeful menilai perusahaan tidak sigap membangun komunikasi dengan masyarakat maupun pengurus lingkungan setelah insiden terjadi.
“Saya sayangkan dengan kejadian seperti ini dari pihak perusahaan tidak sigap. Ini dengan kejadian ini komunikasinya tidak terbangun dengan pengurus setempat,” katanya.
Ia menegaskan, dalam situasi darurat perusahaan seharusnya segera melakukan langkah mitigasi sederhana untuk warga sekitar kawasan terdampak.
“Dengan kejadian seperti ini minimal bagi masker atau pemberitahuan, ini tidak ada. Masyarakat di sini dianggap apa,” tegasnya.
Warga Gerem dan Merak Disebut Resah
Menurut Saeful, masyarakat sekitar justru mengetahui informasi insiden dari luar, bukan langsung dari perusahaan.
“Sangat kecewa karena ini urusannya dengan masyarakat. Yang jelas dengan kejadian ini masyarakat sama sekali tidak tahu, malah dapat informasi dari luar,” ujarnya.
Warga di sekitar Gerem dan Merak sebelumnya dilaporkan mencium bau menyengat disertai kepulan uap putih setelah insiden terjadi di area PT MCCI.
Insiden tersebut diduga dipicu over pressure pada pipa outlet reactor yang memicu ledakan pipa uap.
Baca juga: Bau Menyengat di Cilegon Usai Dugaan Ledakan Pabrik
DPRD Minta Mitigasi Diperbaiki
Komisi IV DPRD Kota Cilegon meminta perusahaan memperbaiki pola komunikasi dan mitigasi terhadap masyarakat sekitar kawasan industri.
Langkah itu dinilai penting agar kejadian serupa tidak kembali memicu keresahan warga di wilayah Merak dan sekitarnya.
Penulis: Fuad Hasan
Editor: Ibrahim
FAQ
Apa yang terjadi di PT MCCI Cilegon?
Terjadi ledakan pipa uap yang diduga dipicu over pressure pada pipa outlet reactor.
Kapan insiden PT MCCI terjadi?
Insiden terjadi pada Senin 25 Mei 2026.
Wilayah mana yang terdampak insiden PT MCCI?
Warga di sekitar Gerem dan Merak disebut mencium bau menyengat dan melihat kepulan uap putih.
Siapa yang mengkritik respons PT MCCI?
Ketua Komisi IV DPRD Kota Cilegon Muhammad Saeful Basri.
Apa yang disoroti DPRD Kota Cilegon?
DPRD menyoroti minimnya komunikasi dan mitigasi perusahaan kepada masyarakat sekitar.
Apa permintaan DPRD kepada PT MCCI?
DPRD meminta perusahaan memperbaiki pola komunikasi dan mitigasi untuk warga sekitar kawasan industri.

Posting Komentar