Lebak Kembangkan Industri Hilirisasi SDA, Sasar Investasi dan Ekonomi

Lebak Kembangkan Industri Hilirisasi SDA, Sasar Investasi dan Ekonomi
Analis Kebijakan Madya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Lebak Robertus Erwin
FOKUS LEBAK - Pemerintah Kabupaten Lebak mengembangkan konsep industri hilirisasi untuk mengelola sumber daya alam (SDA) agar memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Intinya:

  • Lebak dorong hilirisasi SDA untuk tingkatkan nilai tambah
  • Sasar investasi di sektor pertanian hingga perikanan
  • Pemda siapkan kemudahan perizinan bagi investor

Analis Kebijakan Madya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Lebak Robertus Erwin mengatakan, konsep hilirisasi diharapkan mampu menarik investasi ke daerah yang memiliki potensi SDA melimpah.

"Kita berharap konsep industri hilirisasi itu agar menarik investasi di daerah itu yang memiliki potensi sumber daya alam (SDA) melimpah," kata Robertus Erwin di Lebak, Jumat.

Ia menjelaskan, potensi kekayaan SDA di Kabupaten Lebak cukup beragam dan didukung luasnya lahan untuk pengembangan nilai tambah produk.

Beragam Komoditas Unggulan

Sejumlah komoditas dinilai berpotensi dikembangkan melalui hilirisasi, mulai dari sektor perikanan hingga perkebunan.

Untuk perikanan tangkap, seperti tuna cakalang tongkol (TCT), dapat dikembangkan menjadi industri sardines kaleng maupun olahan udang.

Selain itu, komoditas jagung dapat diolah menjadi tepung maizena, singkong menjadi industri tapioka, serta karet dikembangkan menjadi industri karet seperti ban kendaraan.

Produksi pertanian pangan juga berpotensi dikembangkan menjadi industri beras guna memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

Kemudahan untuk Investor

Pemerintah daerah, kata dia, akan memberikan kemudahan bagi investor yang tertarik mengembangkan industri hilirisasi di Lebak.

Kemudahan tersebut mencakup proses perizinan hingga persyaratan lainnya untuk mendukung investasi.

Dukung Program Nasional

Robertus menambahkan, program hilirisasi yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto menjadi langkah strategis dalam meningkatkan nilai tambah komoditas.

Selain itu, program tersebut juga diharapkan mampu memperkuat fondasi ekonomi nasional.

Dengan konsep hilirisasi, hasil SDA dari sektor pertanian, peternakan, perkebunan, hingga perikanan tidak lagi dijual dalam bentuk mentah.

Namun, diolah di dalam negeri agar manfaat ekonominya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya petani.

Penulis: Fuad Hasan

Editor: Ibrahim

💬 Disclaimer: Kami di Fokus.co.id berkomitmen pada asas keadilan dan keberimbangan dalam setiap pemberitaan. Jika Anda menemukan konten yang tidak akurat, merugikan, atau perlu diluruskan, Anda berhak mengajukan Hak Jawab sesuai UU Pers dan Pedoman Media Siber. Silakan isi formulir di halaman ini atau kirim email ke redaksi@fokus.co.id.