Sisantri Pemkab Serang Evaluasi Kinerja ASN

Sisantri Pemkab Serang Evaluasi Kinerja ASN

Intinya:

  • Pemkab Serang kembangkan aplikasi Sisantri untuk evaluasi ASN
  • Penempatan jabatan tak lagi berdasarkan kedekatan
  • Data kinerja jadi dasar rotasi, promosi, hingga demosi

FOKUS SERANG - Pemerintah Kabupaten Serang, Banten, mulai mengembangkan aplikasi Sisantri untuk mengevaluasi kinerja dan jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN) secara transparan dan objektif.

Langkah ini dilakukan untuk menghapus praktik pengisian jabatan yang selama ini dinilai masih dipengaruhi faktor subjektif seperti kedekatan dengan pimpinan.

Penempatan Jabatan Tak Lagi Soal Kedekatan

Sekretaris Daerah Kabupaten Serang, Zaldi Dhuhana, mengatakan aplikasi tersebut menjadi bagian dari sistem manajemen talenta yang sedang diterapkan.

"Selain manajemen talenta, kita juga mengembangkan aplikasi Sisantri untuk mengukur kinerja tingkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Intinya kita ingin memastikan bahwa penempatan jabatan tidak lagi dipengaruhi faktor yang jauh kalah sama yang dekat," ujar Zaldi seusai membuka Sosialisasi Manajemen Talenta di Aula Tb. Suwandi.

Melalui sistem ini, setiap ASN akan dinilai berdasarkan parameter yang terukur secara real-time, mulai dari tingkat sekretaris hingga penanggung jawab sub-kegiatan.

Data Kinerja Jadi Dasar Keputusan

Zaldi menjelaskan, seluruh rekam jejak kinerja ASN akan menjadi acuan utama dalam pengambilan keputusan manajerial kepegawaian.

"Ketika Bupati akan merotasi, mempromosi, bahkan mendemosi seorang pejabat, semua datanya sudah ada. Artinya ketika di aplikasi tersebut nilainya merah berturut-turut, maka itu akan menjadi evaluasi. Jadi penempatan bukan lagi tergantung faktor suka atau tidak suka," katanya menegaskan.

Progres Baru 40 Persen, Target Terus Dikebut

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Serang, Iskandar Nordat, menyebut kesiapan pelaksanaan manajemen talenta saat ini telah mencapai 40 persen.

Pihaknya menargetkan adanya penambahan progres sebesar 20 persen pada bulan ini dengan dukungan seluruh perangkat daerah.

Penilaian ASN Libatkan Banyak Arah

Nordat menjelaskan, sistem ini dirancang untuk mendongkrak Indeks Profesionalisme ASN melalui empat dimensi utama, yakni kompetensi, kualifikasi, kinerja, dan kedisiplinan.

"Untuk tahapan penilaiannya, setiap ASN diwajibkan memperbarui biodata, mengunggah ijazah, serta capaian kinerja di aplikasi MyASN. Penilaian disiplin juga menerapkan skema 360 derajat, di mana ASN dinilai secara menyeluruh oleh atasannya, rekan sejawat, hingga bawahannya," ujar Nordat.

FAQ

  • Apa itu aplikasi Sisantri?
    Aplikasi untuk mengukur kinerja dan evaluasi jabatan ASN di Kabupaten Serang.
  • Apa tujuan utama Sisantri?
    Mewujudkan sistem penilaian ASN yang transparan, objektif, dan berbasis data.
  • Bagaimana sistem penilaian ASN dilakukan?
    Melalui data real-time dan skema penilaian 360 derajat dari atasan hingga bawahan.

Penulis: Fuad Hasan
Editor: Ibrahim

💬 Disclaimer: Kami di Fokus.co.id berkomitmen pada asas keadilan dan keberimbangan dalam setiap pemberitaan. Jika Anda menemukan konten yang tidak akurat, merugikan, atau perlu diluruskan, Anda berhak mengajukan Hak Jawab sesuai UU Pers dan Pedoman Media Siber. Silakan isi formulir di halaman ini atau kirim email ke redaksi@fokus.co.id.