Paskah Belum Datang, Rudal Sudah Duluan: Ukraina Dihajar Lagi

serangan Rusia Ukraina, Volodymyr Zelensky, gencatan senjata Paskah, perang Ukraina, serangan drone Rusia

Intinya:

  • Rusia melancarkan serangan drone dan rudal besar-besaran ke Ukraina.
  • Enam warga sipil tewas dan 40 lainnya terluka dalam gelombang serangan terbaru.
  • Volodymyr Zelensky menuding Moskow memilih “eskalasi Paskah” ketimbang gencatan senjata sementara.

KYIV, FOCUS GLOBAL - Ukraina kembali diguncang serangan besar dari Rusia. Saat wacana gencatan senjata Paskah sempat muncul, yang datang justru rentetan drone dan rudal.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menuding Moskow sengaja memilih “Easter escalation” atau eskalasi Paskah, bukan menghentikan serangan untuk sementara waktu.

Dalam serangan terbaru ini, enam warga sipil dilaporkan tewas. Sementara itu, 40 orang lainnya mengalami luka-luka.

Serangan udara besar ini datang ketika upaya mengakhiri perang yang dipimpin Amerika Serikat justru sedang mandek. Fokus Washington disebut mulai bergeser ke konflik di Timur Tengah.

Serangan Siang Hari Makin Sering

Salah satu hal yang kini makin terasa di Ukraina adalah meningkatnya serangan pada siang hari. Dulu, pola seperti ini terbilang jarang.

Kini, serangan terang-terangan justru makin sering terjadi. Itu membuat ancaman terasa lebih dekat dan lebih sulit dihindari warga sipil.

Di wilayah Zhytomyr, sebelah barat ibu kota Kyiv, tim penyelamat harus mencari korban selamat di bawah puing-puing rumah yang hancur.

Satu deretan rumah di kawasan itu dilaporkan rusak parah. Beberapa bangunan bahkan rata dengan tanah.

Di wilayah Kyiv, sebuah drone terekam meluncur ke arah blok apartemen. Drone itu lalu menghantam sisi bangunan dan memicu kebakaran.

Kharkiv Kena Hantaman Besar

Di Kharkiv, kota besar di timur laut Ukraina, situasi tak kalah mencekam. Seorang perempuan dilaporkan tewas dalam rangkaian serangan yang disebut wali kota sebagai “one of the biggest” yang pernah menghantam kota itu sejauh ini.

Selain korban meninggal, sejumlah orang lainnya juga dilaporkan mengalami luka kritis.

Serangan ini menunjukkan satu hal: meski pembicaraan damai terus dibicarakan, bom dan rudal tetap bicara lebih keras di lapangan.

Zelensky Sebut Rusia Tolak Diam Saat Hari Raya

Zelensky menyebut gelombang serangan ini sebagai jawaban Rusia atas usul gencatan senjata sementara selama masa libur Paskah.

Hari raya Paskah Ortodoks akan dirayakan akhir pekan depan, baik di Ukraina maupun Rusia. Namun suasana yang seharusnya tenang justru berubah menjadi lebih panas.

Dalam pernyataannya di X, Zelensky menulis, "The Russians have only intensified their strikes, turning what should have been silence in the skies into an Easter escalation,".

Meski begitu, Zelensky mengatakan tawaran gencatan senjata libur hari raya masih tetap terbuka jika Moskow bersedia menyetujuinya.

Ia juga menyebut pesan itu sudah disampaikan dalam pembicaraan dengan utusan Presiden AS Donald Trump, yakni Steve Witkoff dan Jared Kushner.

Diplomasi Jalan di Tempat

Rencana pembicaraan tatap muka lanjutan antara Ukraina dan Rusia yang dimediasi Amerika Serikat kini sudah dua kali ditunda.

Pihak Moskow menyebut proses itu sedang “on hold” atau tertahan.

Zelensky pun menyatakan tim Trump dipersilakan datang ke Kyiv, lalu melanjutkan perjalanan ke Moskow, demi menjaga proses damai tetap hidup.

Namun di lapangan, keraguan makin terasa. Banyak pihak mempertanyakan apakah Rusia benar-benar sedang mencari jalan keluar, atau justru merasa situasi global kini lebih menguntungkan mereka.

Perang Timur Tengah Ikut Bayangi Ukraina

Bagi Ukraina, konflik yang membesar di Timur Tengah bukan sekadar berita luar negeri. Dampaknya bisa langsung terasa ke garis depan perang.

Salah satu kekhawatiran utamanya adalah potensi kelangkaan bahan bakar dan lonjakan harga. Pasukan Ukraina di garis depan sangat bergantung pada solar untuk tank dan kendaraan tempur mereka.

Di sisi lain, kondisi ini justru bisa menguntungkan Rusia. Harga energi yang lebih tinggi memberi ruang bagi Moskow untuk meraup lebih banyak pemasukan dari ekspor energi.

Uang itu penting untuk mendanai produksi senjata dan membayar pasukan.

Ukraina Cemas Soal Pasokan Rudal Pertahanan

Kekhawatiran lain datang dari sistem pertahanan udara. Ukraina disebut mulai mencemaskan kemungkinan berkurangnya pasokan rudal pertahanan dari Amerika Serikat.

Masalahnya, banyak sistem Patriot milik AS kini juga digunakan dalam perang dengan Iran. Artinya, persaingan kebutuhan persenjataan makin ketat.

Zelensky dalam pesan rekaman kepada para jurnalis di Kyiv mengatakan, "The longer the war in the Middle East continues, the greater the risk that we will receive less weaponry,".

Ia menambahkan, "This is extremely difficult – perhaps one of the most challenging tasks."

Garis Depan Dinilai Stabil, Tapi Belum Aman

Di tengah tekanan udara yang belum reda, Zelensky menyebut kondisi di garis depan timur saat ini “stable”.

Ia juga sepakat dengan penilaian intelijen Inggris bahwa situasi di front timur kini menjadi yang “most favourable” bagi Ukraina dalam 10 bulan terakhir.

Laju pasukan Rusia disebut mulai melambat. Ancaman terobosan besar juga dinilai mulai menurun.

FAQ

1. Apa yang terjadi dalam serangan terbaru Rusia ke Ukraina?

Rusia melancarkan serangan besar-besaran menggunakan drone dan rudal ke sejumlah wilayah di Ukraina. Dalam serangan itu, enam warga sipil tewas dan 40 lainnya terluka.

2. Mengapa Zelensky menyebutnya “eskalasi Paskah”?

Volodymyr Zelensky menyebut serangan itu sebagai “eskalasi Paskah” karena terjadi saat ia mengusulkan gencatan senjata sementara menjelang perayaan Paskah Ortodoks.

3. Wilayah mana saja yang terdampak serangan Rusia?

Beberapa wilayah yang terdampak antara lain Zhytomyr, wilayah Kyiv, dan Kharkiv. Di sejumlah lokasi, rumah warga hancur, apartemen terbakar, dan korban sipil berjatuhan.

4. Apa dampak perang Timur Tengah terhadap Ukraina?

Perang di Timur Tengah dikhawatirkan memengaruhi pasokan senjata dan rudal pertahanan untuk Ukraina. Selain itu, konflik tersebut juga bisa memicu kenaikan harga bahan bakar yang dibutuhkan pasukan Ukraina.

5. Apakah pembicaraan damai Rusia dan Ukraina masih berjalan?

Pembicaraan damai yang dimediasi Amerika Serikat masih belum menunjukkan kemajuan berarti. Rencana pertemuan lanjutan bahkan dilaporkan sudah dua kali ditunda.

6. Bagaimana kondisi garis depan perang Ukraina saat ini?

Menurut Zelensky, situasi di garis depan timur masih stabil. Meski ada perubahan wilayah kecil di beberapa titik, ancaman terobosan besar dari Rusia disebut mulai menurun.

Namun itu bukan berarti Ukraina sedang unggul jauh. Di beberapa titik ada kemajuan wilayah kecil, sementara di titik lain ada kehilangan wilayah.

Fokus utama Kyiv saat ini tampaknya bukan menyerang besar-besaran, melainkan bertahan sekuat mungkin agar garis pertahanan tidak jebol.

Perang ini, setidaknya untuk saat ini, belum menunjukkan tanda akan benar-benar diam. Bahkan menjelang hari raya.

💬 Disclaimer: Kami di Fokus.co.id berkomitmen pada asas keadilan dan keberimbangan dalam setiap pemberitaan. Jika Anda menemukan konten yang tidak akurat, merugikan, atau perlu diluruskan, Anda berhak mengajukan Hak Jawab sesuai UU Pers dan Pedoman Media Siber. Silakan isi formulir di halaman ini atau kirim email ke redaksi@fokus.co.id.