Roadshow Bank Sampah Sindangheula Dorong Warga Ubah Sampah Jadi Rupiah

Roadshow Bank Sampah Sindangheula Dorong Warga Ubah Sampah Jadi Rupiah

FOKUS SERANG
- Pemerintah Desa Sindangheula menggencarkan roadshow sosialisasi Bank Sampah Sindangheula untuk mendorong warga mengelola sampah menjadi bernilai ekonomi.

Intinya:

  • Roadshow digelar di Kampung Beluwen dan Kampung Jalupang Wetan
  • Sampah plastik dihargai Rp500 per kilogram
  • Warga bisa memilih pembayaran tunai, ditukar barang, atau tabungan

Kegiatan yang dipimpin Kepala Desa Sindangheula, Suheli, S.Kom.I., NM, berlangsung pada Selasa (28/4/2026) dengan menyasar masyarakat di dua kampung tersebut.

Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada warga tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memanfaatkan sampah menjadi nilai ekonomi.

Kolaborasi Program Bank Sampah

Bank Sampah Sindangheula, sampah plastik jadi rupiah, Suheli Sindangheula, Warung Sampah Banten, Bank Panin Dubai Syariah Serang
Kepala Desa Sindangheula, Suheli, S.Kom.I., NM,
Dalam pelaksanaannya, Suheli didampingi pegiat lingkungan Teli dari Warung Sampah Banten serta Selvi dari Bank Panin Dubai Syariah Serang.

Suheli menjelaskan, program ini melibatkan sejumlah pihak dengan peran berbeda. Bank Sampah Sindangheula bertindak sebagai penggerak dan inisiator, Warung Sampah Banten sebagai penampung sekaligus pembeli sampah, dan Bank Panin Dubai Syariah sebagai pelaksana teknis tabungan sampah secara digital.

Beragam Metode Pembayaran

Bank Sampah Sindangheula, sampah plastik jadi rupiah, Suheli Sindangheula, Warung Sampah Banten, Bank Panin Dubai Syariah Serang

Warga diberikan pilihan dalam sistem pembayaran hasil pengumpulan sampah, yakni secara tunai, ditukar dengan minyak goreng, atau ditabung baik secara digital maupun manual.

Prioritas utama program saat ini adalah penampungan seluruh jenis sampah plastik dengan insentif sebesar Rp500 per kilogram, dengan ketentuan sampah harus dalam kondisi bersih dan kering.

“Tujuan kegiatan ini untuk menjalin silaturahmi dengan masyarakat, memperkenalkan program bank sampah, mengajak warga peduli lingkungan, serta menunjukkan bahwa sampah bisa menjadi rupiah,” ujar Suheli.

Ia menambahkan, program ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilah sampah dari rumah sekaligus memberikan manfaat ekonomi.

“Harapannya masyarakat semakin semangat memilah sampah dari rumah, sehingga lingkungan bersih dan warga juga mendapat manfaat ekonomi,” katanya.

Ditutup dengan Doorprize

Bank Sampah Sindangheula, sampah plastik jadi rupiah, Suheli Sindangheula, Warung Sampah Banten, Bank Panin Dubai Syariah Serang

Selain sosialisasi persampahan, kegiatan juga diisi dengan penyampaian informasi terkait program desa dan ditutup dengan pembagian doorprize kepada peserta.

Penulis: Sri Sulastri
Editor: Ibrahim

💬 Disclaimer: Kami di Fokus.co.id berkomitmen pada asas keadilan dan keberimbangan dalam setiap pemberitaan. Jika Anda menemukan konten yang tidak akurat, merugikan, atau perlu diluruskan, Anda berhak mengajukan Hak Jawab sesuai UU Pers dan Pedoman Media Siber. Silakan isi formulir di halaman ini atau kirim email ke redaksi@fokus.co.id.