Jaro Baduy Sampaikan Pesan Leluhur dalam Seba 2026

FOKUS BANTEN - Perwakilan masyarakat adat Baduy melalui Jaro menegaskan pesan kuat kepada pemerintah dan publik bahwa pelestarian adat serta perlindungan alam tidak boleh dikompromikan oleh pembangunan, dalam rangkaian Ritual Seba Baduy, 25 April 2026.
Intinya:
- Jaro Baduy menyampaikan amanat leluhur dalam Seba Baduy 2026
- Pelestarian adat dan alam ditegaskan tidak boleh dikompromikan
- Masyarakat Baduy kembali ke wilayah usai Seba untuk menjaga harmoni
- Harapan disampaikan kepada Gubernur Banten untuk melindungi adat
- Seba Baduy jadi pengingat pentingnya keseimbangan di tengah pembangunan
Amanat Leluhur Ditegaskan dalam Seba Baduy
Dalam penyampaian pada rangkaian Ritual Seba Baduy, masyarakat adat menegaskan kehadiran mereka bukan sekadar seremonial. Mereka menjalankan amanat leluhur yang telah diwariskan secara turun-temurun.
“Kami datang untuk menjalankan amanat leluhur. Ini bukan sekadar tradisi, tetapi bentuk tanggung jawab kami menjaga adat dan keseimbangan alam,” ujar perwakilan Jaro Baduy.
Adat dan Alam Jadi Satu Kesatuan
Masyarakat Baduy menekankan bahwa seluruh tatanan hidup mereka, mulai dari menjaga hutan, gunung hingga sungai, merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari aturan adat yang wajib dipatuhi.
Usai pelaksanaan Seba, masyarakat Baduy menyatakan akan kembali ke wilayahnya untuk melanjutkan kehidupan sederhana, menjaga harmoni dengan alam, serta menjalankan ketentuan adat tanpa penyimpangan.
Harapan kepada Pemerintah Jadi Sorotan
Dalam kesempatan tersebut, masyarakat Baduy juga menyampaikan harapan langsung kepada pemerintah, khususnya Gubernur Banten, agar keberlangsungan adat tetap dijamin di tengah laju pembangunan.
“Kami tidak menolak pembangunan. Namun kami memohon agar wilayah adat kami dihormati, alam dijaga, dan tatanan kehidupan kami tidak dirusak,” tegasnya.
Pernyataan ini menjadi pengingat kuat bahwa keberadaan masyarakat adat Baduy memiliki peran penting dalam menjaga nilai keseimbangan yang telah teruji oleh waktu.
Seba Baduy Sarat Makna dan Dihadiri Pejabat
Ritual Seba Baduy merupakan bentuk komunikasi sakral antara masyarakat adat dan pemerintah yang sarat pesan tentang harmoni, tanggung jawab, dan keberlanjutan kehidupan.
Acara berlangsung hikmat, penuh kerukunan dan rasa syukur, dilaksanakan di halaman gedung negara provinsi Banten. Kegiatan ini dihadiri oleh Perwakilan Konsul Kehormatan negara sahabat Amerika Serikat, Ketua DPRD provinsi Banten, Bupati dan Walikota se-provinsi Banten, Ketua TP PKK, Ketua Dharma Wanita Persatuan, para pimpinan perangkat daerah provinsi Banten, para Jari, para sesepuh, serta tokoh masyarakat adat Baduy.
FAQ
Apa itu Seba Baduy?
Seba Baduy merupakan bentuk komunikasi sakral antara masyarakat adat Baduy dan pemerintah.
Apa pesan utama yang disampaikan Jaro Baduy?
Pesan utama adalah menjaga adat dan alam serta meminta wilayah adat tetap dihormati.
Kapan pernyataan ini disampaikan?
Pernyataan disampaikan pada 25 April 2026 dalam rangkaian Ritual Seba Baduy.
Siapa saja yang hadir dalam acara tersebut?
Acara dihadiri pejabat daerah, tokoh masyarakat, hingga perwakilan konsul kehormatan negara sahabat Amerika Serikat.
Penulis: Sri Sulastri
Editor: Fuad Hasan