Iran Mendadak Ngamuk, Drone China Jatuh Malah Bikin Saudi-UEA Disorot

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei (dok AFP)
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran,
Esmaeil Baghaei (dok AFP)

Intinya:

  • Iran meminta penjelasan dari Arab Saudi dan Uni Emirat Arab setelah drone Wing Loong II buatan China ditembak jatuh di wilayahnya.
  • Drone itu terdeteksi mengudara di atas Shiraz pada Kamis (2/4), di tengah perang yang masih berlangsung antara Iran melawan AS dan Israel.
  • Teheran menilai puing-puing drone tersebut bisa menjadi indikasi keterlibatan aktif negara tetangga dalam konflik yang sedang memanas.

TEHERAN, FOKUS BANTEN - Ketegangan di Timur Tengah kembali naik level setelah Iran menuntut penjelasan dari Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) terkait drone buatan China yang ditembak jatuh di wilayahnya pekan lalu.

Drone yang dimaksud adalah Wing Loong II, salah satu drone tempur dan pengintai buatan Beijing yang diketahui digunakan oleh sejumlah negara Teluk, termasuk Saudi dan UEA.

Insiden ini langsung memicu tanda tanya besar di Teheran. Sebab, jatuhnya drone itu terjadi saat perang Iran melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel masih terus berkecamuk.

Drone Ditembak Jatuh di Atas Shiraz

Otoritas Teheran, seperti dilansir South China Morning Post (SCMP), Senin (6/4/2026), menyebut drone buatan asing yang ditembak jatuh itu dapat menjadi bukti “keterlibatan aktif” dalam perang antara Iran melawan AS-Israel.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengatakan drone tersebut ditembak jatuh setelah terdeteksi mengudara di atas kota Shiraz pada Kamis (2/4) pekan lalu.

Baghaei juga mengunggah foto-foto puing drone itu ke media sosial. Dari situ, isu soal siapa operator sebenarnya langsung mencuat.

Iran Curiga Ada Peran Negara Tetangga

Menurut Baghaei, puing-puing drone itu bisa menjadi “bukti partisipasi langsung dan keterlibatan aktif” oleh beberapa negara tetangga dalam konflik yang kini menyeret Iran, AS, dan Israel.

Ia bahkan menegaskan bahwa klarifikasi diperlukan dari salah satu dari dua negara di kawasan yang diketahui menggunakan drone jenis tersebut.

“(Klarifikasi) Diperlukan oleh salah satu dari DUA NEGARA di kawasan yang merupakan pengguna drone ini!” tegasnya, tanpa menyebut nama negara yang dimaksud.

Wing Loong II Bukan Drone Biasa

Wing Loong II merupakan drone buatan China yang dikenal mampu menjalankan misi pengintaian sekaligus serangan presisi. Di kawasan Timur Tengah, Saudi dan UEA termasuk operator yang diketahui memiliki drone ini dalam persenjataan mereka.

Sementara itu, AS maupun Israel tidak mengoperasikan drone buatan China. Fakta itu membuat sorotan Iran mengarah ke negara-negara Teluk yang memang tercatat sebagai pengguna aktif platform tersebut.

Iran sendiri, menurut laporan Middle East Eye, juga pernah menerima pasokan drone dari China sebelum perang melawan AS-Israel meletus pada 28 Februari lalu.

Namun, menurut seorang pejabat intelijen regional, drone yang dikirim Beijing ke Teheran merupakan drone Kamikaze, berbeda dengan Wing Loong yang bisa digunakan berulang kali.

Sempat Dikira Drone Amerika

Foto puing drone yang hancur itu pertama kali disebarkan kantor berita Tasnim. Pada awalnya, puing tersebut sempat

💬 Disclaimer: Kami di Fokus.co.id berkomitmen pada asas keadilan dan keberimbangan dalam setiap pemberitaan. Jika Anda menemukan konten yang tidak akurat, merugikan, atau perlu diluruskan, Anda berhak mengajukan Hak Jawab sesuai UU Pers dan Pedoman Media Siber. Silakan isi formulir di halaman ini atau kirim email ke redaksi@fokus.co.id.