Lubang Flyover Ciputat Kembali Makan Korban, Warga Keluhkan Tak Kunjung Diperbaiki
![]() |
| Lubang di ruas Flyover Ciputat kembali memicu kecelakaan lalu lintas. |
FOKUS TANGERANG SELATAN - Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Flyover Ciputat, Tangerang Selatan, Minggu (22/3/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. Insiden ini melibatkan sepeda motor dan menyebabkan dua orang mengalami luka.
Peristiwa bermula saat korban melaju dari arah Jakarta menuju Bogor. Pengendara mencoba menyalip dari sisi kanan, namun roda motor menghantam lubang pada sambungan beton jalan yang sulit terlihat.
Benturan keras membuat pengendara kehilangan kendali. Motor terjatuh dan kedua penumpang terpental ke badan jalan.
Akibat kejadian tersebut, satu korban mengalami luka ringan. Sementara satu korban lainnya menderita patah kaki kanan disertai luka serius di beberapa bagian tubuh.
Petugas langsung mengevakuasi korban ke RS Sari Asih Ciputat untuk mendapatkan penanganan medis.
“Kedua korban sudah dibawa ke rumah sakit untuk perawatan,” ujar Tisna, petugas Pos Pantau Ketupat di kawasan tersebut.
Kasus ini kembali menyoroti persoalan klasik yang belum terselesaikan. Lubang di Flyover Ciputat disebut sudah dikeluhkan warga selama lebih dari satu bulan terakhir.
Sejumlah pengguna jalan menilai kondisi ini sangat membahayakan, terutama saat arus mudik mulai meningkat. Masalah ini juga menjadi perhatian dalam konteks keselamatan berkendara di momen Lebaran 2026.
“Selama Februari saja sudah ada beberapa korban. Ini kejadian keempat yang saya lihat langsung,” kata Shelbi (37), warga sekitar.
Ia menyebut kondisi jalan semakin berisiko saat malam hari. Minimnya penerangan membuat lubang sulit terlihat oleh pengendara.
Situasi makin parah saat hujan turun. Permukaan jalan menjadi licin dan lubang tertutup genangan air, sehingga pengendara tidak sempat menghindar.
Data dari Polsek Ciputat Timur menunjukkan, kerusakan jalan di wilayah ini bukan kasus baru. Pada Februari lalu, tercatat sekitar 40 titik lubang tersebar di Kecamatan Ciputat Timur, termasuk area flyover.
Hingga saat ini, belum ada perbaikan signifikan di lokasi tersebut. Padahal, jalur ini termasuk akses vital penghubung Jakarta–Bogor yang ramai dilalui setiap hari.
Pihak kepolisian juga belum memberikan keterangan resmi terkait insiden terbaru ini. Sementara itu, upaya konfirmasi ke dinas terkait masih terus dilakukan.
Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar soal respons cepat pemerintah terhadap infrastruktur rusak. Warga berharap perbaikan segera dilakukan sebelum jumlah korban terus bertambah.
