Nyapu Bareng Negara: BKKBN Turun ke Jalan, Magersari Ikut Kinclong

Intinya:
- BKKBN Banten ikut aksi bersih-bersih lewat Gerakan ASRI di Magersari, Kota Serang.
- Kegiatan ini bagian dari program Pemprov Banten untuk dorong budaya hidup bersih.
- Kolaborasi lintas dinas jadi kunci membangun lingkungan sehat dan ramah keluarga.
SERANG, FOKUS BANTEN — Jalanan Magersari tampak lebih rapi dari biasanya, Jumat (27/3/2026). Bukan karena petugas kebersihan saja, tapi karena “orang kantor” ikut turun tangan. BKKBN Banten ikut nimbrung dalam Gerakan ASRI, aksi bersih yang digagas Pemprov.
Gerakan ini bukan sekadar formalitas. Ada pesan yang ingin ditekan: lingkungan bersih bukan tugas segelintir orang, tapi urusan bersama.
BKKBN Provinsi Banten turun langsung ke lapangan. Mereka ikut membersihkan kawasan Magersari, bareng Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan KB (DP3AKKB).
Bukan cuma simbolik. Pegawai dari dua instansi ini benar-benar pegang alat bersih-bersih. Sapu, kantong sampah, sampai tenaga—semuanya dikerahkan.
Kolaborasi ini menunjukkan satu hal: urusan lingkungan tidak bisa jalan sendiri. Harus lintas dinas, lintas peran.
BKKBN tidak asal ikut. Ada benang merah yang mereka kejar: keluarga sehat berawal dari lingkungan yang sehat.
Lingkungan kotor bisa berdampak langsung ke kualitas hidup. Dari kesehatan hingga kenyamanan tinggal.
Itu sebabnya Gerakan ASRI dianggap penting. Bukan hanya soal bersih, tapi soal membangun kebiasaan.
Program seperti ini sering ramai di awal, lalu redup. Itu yang ingin dihindari.
BKKBN berharap Gerakan ASRI bisa jadi budaya. Bukan cuma kegiatan musiman atau seremonial.
Kalau konsisten, dampaknya akan terasa. Lingkungan lebih tertata, warga lebih sadar, dan kualitas hidup ikut naik.
Pada akhirnya, ini bukan soal siapa yang pegang sapu. Tapi siapa yang mau peduli lebih dulu.