Andra Soni Ajak Masyarakat Perkuat Peran Zakat dalam Pembangunan Sosial Banten
![]() |
| Andra Soni menghadiri Gebyar Zakat Baznas Banten di Masjid Raya Al Bantani KP3B Serang |
Kehadiran Andra Soni dalam kegiatan Gebyar Zakat Baznas Banten tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah provinsi terhadap penguatan peran zakat sebagai instrumen sosial untuk membantu masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan umat di Provinsi Banten.
Ringkasan Berita
- Gubernur Banten Andra Soni menghadiri peringatan Nuzulul Qur’an dan Gebyar Zakat di Masjid Raya Al Bantani KP3B.
- Pemerintah Provinsi Banten mendorong penguatan peran zakat sebagai instrumen pembangunan sosial.
- Baznas Banten mencatat 57.107 jiwa menerima manfaat program sepanjang 2025.
- Kegiatan diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat menunaikan zakat, infak, dan sedekah.
Berita Utama
Acara tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Wakapolda Banten beserta jajaran, tokoh agama, pejabat pemerintah daerah, serta masyarakat.
Dalam sambutannya, Andra Soni menegaskan bahwa zakat tidak hanya merupakan kewajiban bagi umat Islam, tetapi juga memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan sosial.
“Zakat bukan hanya kewajiban bagi umat Islam, tetapi juga instrumen sosial yang sangat penting untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar Andra Soni.
Keterangan Pejabat
Andra Soni juga mengajak seluruh masyarakat Banten, khususnya aparatur sipil negara (ASN) dan para muzaki, untuk menyalurkan zakat melalui Baznas agar pengelolaannya lebih terarah, transparan, serta memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
Menurutnya, optimalisasi penghimpunan zakat melalui lembaga resmi seperti Baznas dapat memperkuat upaya pemerintah dalam mengatasi persoalan sosial.
Langkah tersebut, kata dia, juga berkaitan dengan upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Banten.
Detail Program
Sementara itu, Ketua Baznas Provinsi Banten periode 2026–2031, Wawan Wahyuddin, menyampaikan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an dan Gebyar Zakat menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah.
Momentum tersebut dinilai semakin relevan karena berlangsung pada bulan suci Ramadan, ketika partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosial dan keagamaan meningkat.
“Zakat memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah mengatasi persoalan sosial, termasuk pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Baznas Provinsi Banten juga memaparkan capaian program penyaluran bantuan sepanjang Januari hingga Desember 2025.
Tercatat sebanyak 57.107 jiwa telah menerima manfaat dari berbagai program yang dijalankan Baznas di wilayah Provinsi Banten.
Program tersebut mencakup sektor kemanusiaan, kesehatan, pendidikan, ekonomi, dakwah, dan advokasi yang menyasar masyarakat fakir, miskin, serta kelompok rentan.
Penerima manfaat program tersebut tersebar di seluruh wilayah Provinsi Banten.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Banten bersama Baznas berharap kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah terus meningkat sehingga penghimpunan dana zakat dapat lebih optimal.
Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga keagamaan, dan masyarakat dalam membangun solidaritas sosial serta meningkatkan kesejahteraan umat di Provinsi Banten.
